Air kelapa yang biasanya dibuang ternyata
memiliki manfaat yang sangat besar. Selain diugnakan sebagai bahan pembuatan
minuman kesegaran, antioksidan dan pembuatan nata de coco, air kelapa juga bisa
dimanfaatkan sebagai pupuk cair untuk tanaman.
Air kelapa
kaya akan Mineral yaitu :
1. potasium (kalium) hingga 17 %.
2. gula antara 1,7 sampai 2,6 %
3. protein 0,07 hingga 0,55 %.
4. natrium (Na),
5. kalsium (Ca),
6. magnesium (Mg),
7. ferum (Fe),
8. cuprum (Cu),
9. fosfor (P) dan sulfur (S).
Disamping
kaya mineral, air kelapa juga mengandung berbagai macam vitamin antara lain:
1. asam sitrat,
2. asam nikotinat,
3. asam pantotenal,
4. asam folat,
5. niacin,
6. riboflavin, dan thiamin.
Terdapat
pula 2 hormon alami yaitu :
- auksin dan
- sitokinin sebagai pendukung pembelahan sel embrio kelapa.
Dilihat dari komposisi yang terkandung
didalamnya, terutama adanya zat tumbuh, maka penambahan air kelapa dalam media tanam dapat membantu
mendorong pertumbuhan. Air kelapa adalah salah satu bahah alami, didalamnya
terkandung hormon seperti sitokinin 5,8 mg/l, auksin 0,07 mg/l dan giberelin
sedikit sekali serta senyawa lain yang dapat menstimulasi perkecambahan dan
pertumbuhan.
Penggunaan air kelapa sampai 250 ml/l dapat
mempercepat perkecambahan biji. Munculnya plb lebih cepat pada perlakuan
kombinasi giberelin air kelapa yaitu pada kombinasi giberelin 2 ppm + air
kelapa 250 ml/l dan giberelin 3 ppm + air kelapa 150 ml/l dengan rentang waktu
14-15 hari.
Pada perlakuan tunggal air kelapa munculnya
daun lebih cepat pada konsentrasi 250 ml/l dengan rentang waktu 31-48 hari. Hal
ini diduga pada konsentrasi tersebut rasio sitokinin lebih tinggi daripada
auksin dan juga disebabkan karena plb yang muncul lebih cepat sehingga
munculnya daun juga akan cepat.
Saat munculnya daun lebih cepat pada kombinasi giberelin 2 ppm + air kelapa 250
ml/l dengan rentang waktu 31-33 hari, diduga karena hormon sebagai bahan dasar
untuk pembentukan daun lebih tinggi sehingga akan mempercepat munculnya
daun.
Saat munculnya akar lebih cepat pada
perlakuan tunggal giberelin konsentrasi 2 ppm dengan rentang waktu 49-58 hari
setelah pengkulturan. Munculnya akar lebih cepat pada perlakuan ini ada
hubungannya dengan saat munculnya daun yang cepat. Setelah daun terbentuk maka
bagian radikula akan berdiferensiasi membentuk akar dengan bantuan hormon
auksin yang disintesis oleh daun. Saat munculnya akar lebih cepat pada
perlakuan tunggal air kelapa konsentrasi 250 ml/l dengan rentang waktu 49-58
hari.
Hal ini disebabkan karena dalam air kelapa
disamping mengandung auksin dan giberelin juga mengandung zeatin yang merupakan
kelompok sitokinin. Sitokinin mempunyai kemampuan dalam merangsang pembelahan
sel dan diferensiasi terutama dalam hal pembentukan pucuk daun auksin
merangsang pembentukan akar.
Pada kombinasi perlakuan giberelin dan air
kelapa, munculnya akar lebih cepat pada kombinasi giberelin 2 ppm + air kelapa
250 ml/l dengan rentang waktu 49-53 hari. Cepatnya akar yang terbentuk karena
pada perlakuan ini plb dan daun yang terbentuk lebih cepat dari perlakuan lain
sehingga mendorong untuk terbentuknya akar lebih cepat.
